Juragan Post

Minggu, 18 Juli 2021

PT. Pos Indonesia Buka Rekrutmen Pos Digital Talent Tahun 2021

Lowongan pekerjaan PT. Pos Indonesia (https://www.posindonesia.co.id)


PT Pos Indonesia (Persero) membuka lowongan kerja untuk berbagai posisi yang berhubungan dengan IT. Hal ini sejalan dengan transformasi PT Pos Indonesia untuk menjadi perusahaan digital logistik.

Pelamar akan mendaftar melalui program Pos Digital Talent untuk periode 15-31 Juli 2021. Periode pendaftaran online dapat diakses melalui  https://posindonesia2021.asi-asesmen.com/. Rekrutmen ini bersifat mandiri, sehingga tidak dikenai biaya apapun.

“Tidak bekerja sama dengan perusahaan travel mana pun dan tidak dipungut biaya. Hati-hati ya Sob,” tulis informasi perusahaan melalui akun Instagram @kementerianbumn seperti yang dikutip juraganpost.com, Sabtu (18/7).

Adapun ketentuan umum untuk pendaftaran calon pelamar adalah sebagai berikut:

  1. Pelamar adalah Warga Negara Republik Indonesia (WNI) yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk.
  2. Memiliki Ijazah minimal S1 untuk posisi Analis Digital Senior dan sesuai bidang/posisi yang dibutuhkan.
  3. Memiliki Ijazah minimal D3 untuk posisi Analis Digital Junior dan sesuai bidang/posisi yang dibutuhkan.
  4. Memiliki pengalaman dibidang/posisi yang dibutuhkan, dibuktikan dengan melampirkan Portofolio sebelum mendaftar. Portofolio dapat dikirimkan melalui melalui Pos Instan, Pos Express atau Pos Kilat Khusus ke alamat: PO BOX DIGITAL 2021 KANTOR POS BANDUNG 40000. Anda akan diminta untuk mengisi nomor resi pengiriman pada aplikasi lamaran (pelamar akan dianggap gugur apabila tidak mengisi nomor resi ketika mendaftar).
  5. Bukan berstatus sebagai karyawan tetap PT Pos Indonesia (Persero).
  6. Memiliki skor TOEFL minimal 450 poin.
  7. Usia pada tanggal 1 Juli 2021 tidak lebih dari 28 tahun untuk posisi Analis Digital Senior, dan 26 tahun untuk posisi Analis Digital Junior.
  8. Tidak memiliki keluarga yang bekerja di PT. Pos Indonesia (Persero) yaitu Orang Tua, Kakak, Adik, Suami, Istri.
  9. Bila memiliki keluarga seperti pada point 8 diatas yang masih aktif bekerja sebagai karyawan tetap di PT Pos Indonesia (Persero), maka keluarga seperti pada point 8 diatas wajib mengundurkan diri jika kandidat tersebut diterima dan wajib mengisi form isian sebagaimana terlampir.
  10. Bersedia ditempatkan di unit kerja PT Pos Indonesia (Persero) di seluruh wilayah Republik Indonesia yang dinyatakan dengan Surat Pernyataan.
  11. Bersedia mematuhi seluruh ketentuan rekrutmen. Apabila setelah dinyatakan lulus dalam keseluruhan tahapan seleksi ternyata terbukti memberikan keterangan yang tidak benar atau palsu dan tidak sesuai dengan persyaratan administrasi yang ditentukan oleh PT Pos Indonesia (Persero), maka dibatalkan kelulusannya dengan membuat Surat Pernyataan.
  12. Bagi pelamar yang belum menikah bersedia untuk tidak menikah selama mengikuti Program Management Trainee untuk posisi Analis Digital Junior dan Analis Digital Senior yang dinyatakan dalam Surat Pernyataan.
  13. Bagi pelamar wanita, bersedia untuk tidak hamil selama mengikuti Program Management Trainee untuk posisi Analis Digital Junior dan Analis Digital Senior yang dinyatakan dalam Surat Pernyataan.
  14. Bebas dari Penggunaan Narkoba dan Obat Psikotropika, serta tidak sedang dalam proses pengusutan terhadap suatu pelanggaran dengan pihak yang berwajib karena tindakan kriminal atau penggunaan obat-obat terlarang yang dinyatakan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dan Surat Keterangan Bebas Narkoba dari Kepolisian.
  15. Sehat jasmani dan rohani yang dinyatakan dengan surat keterangan dokter.
  16. Lulus seleksi yang dilaksanakan oleh PT Pos Indonesia (Persero) meliputi seleksi/tes: Administrasi, Asesmen Online, Tes Kompetensi dan, Wawancara User dan Kesehatan.


Berikut 25 posisi yang ditawarkan Pos Indonesia:

Analis Digital Junior

1. Cloud Engineer

2. Database Engineer

3. System Administrator

4. Computer Support Technician

Analis Digital Senior

1. Artificial Intelligence

2. Backend Developer

3. Cloud Architect

4. Data Center Engineer

5. Development Security Operations Engineer

6. Frontend Developer

7. Information Architect

8. Information Technology Auditor

9. Iot platform engineer

10. Mobile Developer

11. Network Engineer

12. Scrum Master

13. Security Engineer

14. Software Architect

15. Software Documentation Engineer

16 Software Quality Assurance Engineer

17. System Tester

18. UI Designer

19. UX Designer

20. UX Researcher

21. UX Writer

Tata Cara Mendaftar:

  1. Mengirimkan Portofolio melalui Pos Instan, Pos Express atau Pos Kilat Khusus ke alamat: PO BOX DIGITAL 2021 KANTOR POS BANDUNG 40000.
  2. Setelah Portofolio dikirimkan, mendaftar dan mengisi aplikasi pada https://posindonesia2021.asi-asesmen.com
  3. Mengisi nomor resi pengiriman pada aplikasi lamaran (pelamar akan dianggap gugur apabila tidak mengisi nomor resi ketika mendaftar)
  4. Tidak ada berkas-berkas yang diunggah ketika mendaftar di dalam website https://posindonesia2021.asi-asesmen.com
  5. Apabila diundang ke Tahapan Wawancara, wajib menunjukkan Ijazah dan Transkrip Nilai Asli sesuai dengan jurusan yang ditentukan serta portofolio pada saat mengikuti Seleksi Wawancara.
  6. Membawa dan menyerahkan Surat Lamaran asli dan kelengkapan berkas lamaran yang dipersyaratkan pada Ketentuan Umum Pelamar pada saat dipanggil mengikuti Program -Management Trainee.

Informasi Umum:

Aplikasi secara online untuk Seleksi Penerimaan untuk posisi yang ditawarkan akan dilaksanakan pada tanggal 15 Juli 2021 pukul 09:00:00 WIB sampai dengan tanggal 31 Juli 2021 pukul 23:59:59 WIB.

Hanya pelamar yang memenuhi persyaratan yang akan dihubungi untuk diikutsertakan dalam proses seleksi selanjutnya.

Syarat dan Ketentuan Kebutuhan Minimum perangkat:

Untuk dapat melakukan aplikasi secara online dengan baik, spesifikasi Komputer berikut merupakan kebutuhan minimum yang harus dipenuhi:

  • Operating System : Windows 7, Windows 10, macOS version 10.12.
  • Web browser : minimal Google Chrome v.55, Mozilla Firefox minimal v.56, Microsoft Edge v.15, Safari v.10.1.
  • Cookies harus aktif.
  • Javascript harus aktif dan berfungsi.
  • Resolusi layar minimal 1024 x 768.
  • Koneksi Internet minimal 1 Mbps.
Untuk template Surat Pernyataan dan template Surat Keterangan untuk lamaran PT Pos Indonesia bisa diunduh di https://posindonesia2021.asi-asesmen.com.

Rabu, 14 Juli 2021

Gedung Eks Mapolresta Tangerang Disulap jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien OTG

Spanduk gedung isolasi mandiri. (istimewa)


Tangerang, 14 Juli 2021. Sekretaris Daerah, Moch. Maesal Rasyid tinjau Gedung Isolasi Mandiri di Eks Gedung Mapolresta Tangerang, Rabu (14/07/21).
Pemkab Tangerang dan Satgas Covid-19 terus berupaya membuat terobosan-terobosan dalam rangka menekan tingginya angka COVID-19 dan penanganannya, khususnya penyediaan tempat isolasi mandiri bagi penderita yang tanpa gejala (OTG), yang terus meningkat belakangan ini dan perlu diantisipasi. Terobosan terbaru adalah menjadikan Gd. Eks Mapolresta Tangerang sebagai rumah singgah isolasi mandiri dengan kapasitas 150 tempat tidur.
 
Didampingi Asisten 3, Kadinkes Kab. Tangerang, anggota Polri dan Satgas Covid Kab. Tangerang, Sekda menyisir ruangan-ruangan di gedung 3 lantai Eks Mapolresta Tangerang.
  
Sekda Kab. Tangerang, Moch. Maesal Rasyid saat melakukan kunjungan di Gd. Eks Mapolreta Tangerang menjelaskan bahwa, sesuai arahan Bupati A. Zaki Iskandar minta kepada Satgas Covid Kab. Tangerang, Unsur Forkopimda dan semua anggota dimanapun berada supaya berupaya mencari tempat-tempat yang bisa dijadikan tempat isolasi mandiri sehubungan dengan tingkat penularan yang masih tinggi dan hasil positif dari hasil antigen/PCR. Hal ini mendesak dilakukan supaya pasien-pasien bisa terkontrol, istirahat dan melaksanakan aktivitasnya yang diawasi oleh para medis yang ada.
  
"Saya kira ini Gd. Eks Mapolres Tangerang bisa dijadikan alternatif sebagai tempat isolasi mandiri untuk OTG di Kab. Tangerang, khususnya juga untuk para anggota Polres yang terkonfirmasi dan masih positif, keluarganya dan masyarakat setempat," tutur Sekda.
  
Gd. Eks Mapolresta Tangerang ini bisa memuat sekitar 100 sampai dengan 150 tempat tidur dan diharapkan dapat menopang rumah singgah isolasi mandiri di Hotel Yasmin yang sudah overload dan Pondok Singgah isolasi mandiri di Kec. Legok yang siang ini akan diresmikan Bupati.
  
"Secepatnya kita akan siapkan kelengkapannya, sehingga dalam waktu yang tidak terlalu lama, gedung ini bisa segera difungsikan sebagai tempat isolasi mandiri pasien OTG", pungkas Sekda.

Selasa, 13 Juli 2021

Catat! ini dia Aturan Baru Operasional Sektor Esensial dan Kritikal Saat PPKM Darurat Provinsi Banten

Petugas memeriksa suhu tubuh pada seorang pengendara bermotor. (Ayobandung.com/Irfan al-Faritsi)


Serang, 13 Juli 2021. Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) melakukan perubahan terhadap sektor esensial dan sektor kritikal yang boleh operasional selama Pemberlakuam Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. Hal itu tertuang dalam Instruksi Gubernur Nomor 19 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Instruksi Gubernur Nomor 15 Tahun 2021 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 Di Wilayah Provinsi Banten, tanggal 9 Juli 2021.

Instruksi Gubernur Banten itu menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, dan dalam rangka tertib dan optimalisasi pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Provinsi Banten. 

Perubahan dilakukan terhadap Instruksi Gubernur Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di wilayah Provinsi Banten sebagaimana telah diubah dengan Instruksi Gubernur Nomor 16 Tahun 2021, khususnya pada Diktum KETIGA huruf c angka 1) dan angka 3) serta huruf f.

Perubahan pada Diktum Ketiga menjadi : pertama, huruf c angka 1) dan angka 3) sehingga menjadi pelaksanaan kegiatan pada sektor esensial seperti keuangan dan perbankan hanya meliputi asuransi, bank, pegadaian, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan (yang berorientasi pada pelayanan fisik dengan pelanggan (customer). Dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh) persen staf untuk lokasi yang berkaitan dengan pelayanan kepada masyarakat, serta 25% (dua puluh lima) persen untuk pelayanan administrasi perkantoran guna mendukung operasional.

Sementara untuk pasar modal (yang berorientasi pada pelayanan dengan pelanggan (customer) dan berjalannya operasional pasar modal secara baik); Teknologi informasi dan komunikasi meliputi operator seluler, data center, internet, pos, media terkait dengan penyebaran informasi kepada masyarakat; serta perhotelan non penanganan karantina, dapat beroperasi dengan kapasitas maksimal 50% (lima puluh) persen staf. Sedangkan untuk industri orientasi ekspor dimana pihak perusahaan harus menunjukkan bukti contoh dokumen Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) selama 12 (dua belas) bulan terakhir atau dokumen lain yang menunjukkan rencana ekspor dan wajib memiliki Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI), dapat beroperasi dengankapasitas maksimal 50% (lima puluh) persen staf hanya di fasilitas produksi/pabrik, serta 10% (sepuluh) persen untuk pelayanan administrasi 

Untuk sektor kritikal seperti: kesehatan dan keamanan serta ketertiban masyarakat, dapat beroperasi 100% (seratus) persen staf tanpa ada pengecualian. Untuk penanganan bencana; energi; logistik, transportasi dan distribusi terutama untuk kebutuhan pokok masyarakat; makanan dan minuman serta penunjangnya, termasuk untuk ternak/hewan peliharaan; pupuk dan petrokimia; semen dan bahan bangunan; obyek vital nasional; proyek strategis nasional; konstruksi (infrastruktur publik); utilitas dasar (listrik, air dan pengelolaan  sampah), dapat beroperasi 100% (seratus) persen maksimal staf, hanya pada fasilitas produksi/konstruksi/pelayanan kepada masyarakat. Untuk pelayanan administrasi perkantoran guna mendukung operasional, diberlakukan maksimal 25% (dua puluh lima) persen staf.Sehingga pelaksanaan kegiatan konstruksi untuk infrastruktur publik (tempat konstruksi dan lokasi proyek) beroperasi 100% (seratus) persen dengan menerapkan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Instruksi Gubernur ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari: Instruksi Gubernur Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Provinsi Banten; dan Instruksi Gubernur Nomor 16 Tahun 2021 tentang Perubahan Instruksi Gubernur Nomor 15 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Provinsi Banten.  Instruksi Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal 9 Juli 2021 sampai dengan tanggal 20 Juli 2021.

Lakukan Penertiban, Satpol PP Kabupaten Tangerang Amankan 8 PSK

Razia PPKM (tangerangkab.go.id)


Tangerang, 13 Juli 2021. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang menggelar penertiban pada sejumlah tempat hiburan dan Pekerja Seks Komersial (PSK) yang berada di Kampung Bunder Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Senin (12/7/21) dini hari. 

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Fachrul Rozi mengatakan operasi penertiban tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan penegakan Peraturan Daerah yang mengacu pada Peraturan Daerah No. 20 Tahun 2004 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum dan Peraturan Daerah No. 8 Tahun 2009, tentang Pengawasan dan Pengendalian Minuman Beralkohol. 

“Tim sudah menyisir dan melakukan tindakan di 3 lokasi tempat hiburan berupa penyegelan dan mengamankan beberapa dus minuman beralkohol yang ditemukan di dalam lokasi tempat hiburan tersebut,” ujar Fachrul Rozi. 

Dirinya juga mengatakan, dalam operasi penertiban yang menyisir 3 lokasi, pihaknya juga berhasil menjaring sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK). 

“Sebanyak 8 Pekerja Seks Komersial (PSK) berhasil kami ringkus untuk nantinya di bawa ke tempat Panti Rehabilitas Dinas Sosial Kabupaten Tangerang,” pungkasnya. 

Sementara itu, dalam operasi gabungan ke sejumlah tempat hiburan tersebut, terdapat beberapa Pekerja Seks Komersial (PSK) yang bersembunyi hingga ke semak-semak. 

Namun, sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK) yang bersembunyi tersebut berhasil diamankan untuk didata dan diberi pengarahan di Panti Rehabilitas Dinas Sosial Kabupaten Tangerang nantinya. 

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang, Fachrul Rozi didampingi Sekretaris Satpol PP Ahmad Hidayat, Kepala Bidang Trantibum, Kepala Seksi Perlindungan Masyarakat, Kodim 0510 Tigaraksa, Garnisun, Polresta Tangerang serta Pelaksana Satpol PP Kabupaten Tangerang. 

Diketahui, kegiatan operasi tersebut juga mengacu pada Intruksi Bupati Tangerang Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat (PPKM Darurat) Corona Virus Disease 2019 di Kabupaten Tangerang. 

Jumat, 09 Juli 2021

WH Optimis Pembangunan Stadion Banten Selesai Desember 2021

WH meninjau pembangunan Stadion Banten. (bantenprov.go.id)


Serang. 9 Juli 2021. Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) optimis Pembangunan Stadion Sepak Bola di Kawasan Sport Center Provinsi Banten bakal selesai pada bulan Desember 2021. Stadion Sepak Bola yang dibangun di Kelurahan Kemanisan  Kecamatan Curug Kota Serang itu dibangun dengan standar FIFA (Federation Internationale de Football Association), Asosiasi Federasi Sepak Bola Internasional.

"Saat ini progres pembangunan sudah mencapai 55,9 persen," ungkap Gubernur saat meninjau perkembangan pembangunan Stadion Sepak Bola di Kawasan Sport Center Provinsi Banten (Kamis, 8/7/2021).

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mencoba rumput lapangan bola jenis Zoysia Matrella yang diimpor dari Italia. Jenis rumput lapangan sepak bola yang menjadi standar FIFA.

"Rumput ini akan terus tumbuh dan pada bulan Agustus sudah bagus (sudah layak dipergunakan, red)," ungkapnya.

Dikatakan, saat ini tribun sudah terbangun pondasinya. Tinggal bangku atau kursinya yang kapasitasnya mencapai sekitar 35 ribu orang.

"Optimis, pada bulan Desember 2021 selesai," ungkap Gubernur.

Dijelaskan, nantinya stadion yang dibangun akan dilengkapi lintasan atletik dengan lima (5) lintasan lari.

"Stadion ini nantinya juga multifungsi untuk kegiatan lain," ungkap Gubernur.

Diakui Gubernur, semenjak menjadi manajer Persita dan Ketua Persikota, dirinya memimpikan Banten memiliki stadion yang memenuhi standar FIFA untuk kemajuan sepak bola dan olahraga di Banten.

Sebagai informasi, pembangunan Stadion Sepak Bola di Kawasan Sport Center Provinsi Banten ini melibatkan 800 orang pekerja dengan menerapkan disiplin Protokol Kesehatan yang ketat. Setiap karyawan yang masuk dilakukan skrining.

Stadion yang dibangun dengan nilai kontrak Rp 874 miliar itu memiliki luas bangunan 78.116 meter persegi dan terdiri dari lima (5) lantai. Dibangun di atas lahan seluas 60 hektar, stadion ini bakal dilengkapi dengan venue-venue olahraga lainnya.

Kamis, 08 Juli 2021

Jelang Idul Adha, Dinas Pertanian Banten Lakukan Monitoring Kesehatan Hewan Kurban

Petugas sedang memeriksa hewan kurban. (istimewa)


Serang, 8 Juli 2021. Pemprov Banten melalui Dinas Pertanian melakukan Monitoring Kesehatan Hewan Kurban sekaligus sosialisasi protokol kesehatan kepada para pedagang. Tujuan monitoring untuk menjamin kesehatan hewan ternak kurban dan mencegah masuk  menyebarnya Penyakit Hewan Menular (PHM) ke wilayah Provinsi Banten.

Hari ini, Rabu (7/7/2021) Tim Monitoring Kesehatan Hewan Ternak Kurban Dinas Pertanian Provinsi Banten melakukan kegiatan pada sembilan (9) lapak hewan kurban di kawasan Ciruas, Kabupaten Serang. Total ternak yang dimonitor pada  : sapi 38 ekor, kerbau 7 ekor, dan domba 234 ekor. 

Dalam kegiatan itu,Tim Monitoring meminta pedagang memisahkan ternak yang menunjukkan gejala sakit dengan yang sehat. 

"Sebanyak 14 ekor domba yang menunjukkan gejala sakit diminta dipisahkan dari ternak yang sehat," ungkap Kepala Seksi Kesehatan Hewan Dinas Pertanian Provinsi Banten drh. Rina Herviana

"Sembilan (9) ekor domba menunjukkan gejala sakit mata, dua (2) ekor Orf, dua (2) ekor pink eye, dan satu (1) ekor domba diare," tambahnya.

Dikatakan, pedagang mengurus rekomendasi pemasukan ternak ke Dinas Pertanian Kabupaten Serang. Dokumen yang dimiliki adalah surat jalan dan SKKH (Surat Keterangan Kesehatan Hewan) yang disimpan pemilik. 

"Domba didatangkan dari Garut, Majalengka, Dan Purwakarta. Untuk sapi didatangkan dari Semarang dan Boyolali. Sedang kerbau berasal Banten atau lokal," jelas drh. Rina.

Diungkapkan, untuk kisaran harga, sapi antara Rp 21 - 28 juta. kerbau antara Rp 20 - 25 juta,. Sedangkan domba antara Rp 2,5 - 6,5 juta.

Secara umum, ungkap drh. Rina, kondisi lapak hewan kurban cukup memenuhi aspek kesejahteraan hewan. Antara lain : terdapat tenda/terpal, disediakan pakan dan air minum, dan kandang tidak becek.

"Untuk lapak hewan kurban yang telah dilakukan monitoring, ditempel stiker Dinas Pertanian Provinsi Banten dan diberikan stok salep/tetes mata untuk hewan ternak," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, lanjut drh. Rina, tim monitoring juga melakukan sosialisasi disiplin protokol kesehatan.  Pedagang yang tidak menggunakan masker diberikan masker

"Kita sampaikan agar pedagang menerapkan Protokol Kesehatan di lapak mereka," pungkasnya

Senin, 05 Juli 2021

Sebanyak 12.694 Pasien di Kabupaten Tangerang Sembuh dari COVID-19



Tangerang, 5 Juli 2021. Dari 13.683 pasien COVID-19 yang terkonfirmasi, sebanyak 12.694 yang sembuh. Dan angka ini mencapai hampir 100 persen. Hal ini dikarenakan pelayanan di rumah singgah COVID-19 dan pemantauan yang isolasi mandiri di rumah-rumah dilakukan oleh tenaga kesehatan terkoordinir dengan baik.
“Kesembuhan ini adalah keseluruhan dari pasien baik yang dirawat di rumah sakit, rumah singgah ataupun isolasi mandiri di rumah. Untuk yang di rumah singgah, hampir 100 persen kembali dalam keadaan sehat termasuk kluster keluarga yang sempat menjalani isolasi di rumah singgah Kabupaten Tangerang,” jelas Maesyal Rasyid yang akrab dipanggil Rudi Maesyal selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang.

Dirinya juga menjelaskan pasien yang dirawat di Hotel Yasmin rata-rata didominasi oleh pasien OTG (Orang Tanpa Gejala). Jika terdapat gejala klinis pada pasien, maka akan segera dirujuk ke rumah sakit yang tersedia.

“Setelah dirawat di Hotel Yasmin, jika pasien 10 sampai 14 hari tidak ada gejala apa-apa, maka diperbolehkan pulang. Namun, ada 1-2 orang yang dirujuk karena ada gejala klinis, seperti batuk, pilek, demam, maka langsung dirujuk ke RS yang tersedia,” ujarnya.

“Rata-rata untuk di Hotel Yasmin hampir semua kembali dalam keadaan sembuh,” lanjutnya.

Sampai saat ini, Kabupaten Tangerang masih berada di zona merah dan Pemerintah Kabupaten Tangerang terus mengerahkan berbagai upaya. Salah satunya, dengan percepatan pelaksanaan vaksinasi yang terus dilakukan bagi warga Kabupaten Tangerang agar COVID-19 dapat tertangani dengan baik.