Apa Yang Kamu Jual? Catatan Product Knowledge - Juragan Post

Senin, 16 Oktober 2017

Apa Yang Kamu Jual? Catatan Product Knowledge


Apa sih sebenarnya yang kamu jual? Bagaimana jika ada konsumen yang butuh informasi tentang yang kamu jual? Sudah kamu mengetahui detail tentang produk yang kamu jual?

Jika kamu terjun sebagai seorang wirausaha, selain skill marketing yang harus dimiliki, kamu juga harus menguasai tentang product knowladge atau pengetahuan tentang produk. Pengetahuan ini berguna untuk menjelaskan produk yang anda jual kepada calon konsumen. Penjelasan yang baik dan dapat diterima oleh calon konsumen dapat menggerakan calon konsumen tersebut untuk membeli produk anda.

Bisa dibayangkan jika kamu sendiri gagap tentang produk yang kamu jual. Bagaimana konsumen mau yakin jika pertanyaannya dijawab dengan serba kurang tahu atau tidak meyakinkan. Makanya jangan asal nekat untuk memasarkan produk. Kalo nekat kemungkinan penolakan dari konsumen juga akan tinggi.

Menurut beberapa ahli setidaknya ada tiga pengetahuan penting yang harus kamu ketahui tentang produk, yaitu fitur produk, keunggulan produk, dan manfaat produk. Mari kita mulai

Pertama fitur produk. Fitur apa yang ada diprodukmu. Calon konsumen biasanya tertarik dengan fitur sebuah produk yang ditawarkan. Misalkan jika kamu menjual software akuntasi, maka fitur apa yang tersedia. Misalnya fitur bisa ekspor ke XL, sudah otomatis menghitung pajak pph, desain ramah pengguna, dsb.

Fitur ini menjadi penting untuk ditonjolkan, terutama di bidang teknologi. Perusahaan smartphone misalnya sengat menakankan fitur produk dalam iklannya, seperti kualitas gambar kameranya, baterainya yang awet, dan sebagainya. Begitu juga di bidang otomotif, fitur juga sering dikedepankan diiklan motor. contoh lain, diusaha aqiqah ada penjual yang mempunyai fitur produk risalah aqiqah sampai sertifikat aqiqah.

Nah apa fitur yang dimiliki produkmu?

Kedua keunggulan produk. Maksudnya keunggulan produk kamu dibandingkan dengan produk yang sama dari pesaing kamu. Keunggulan ini yang membedakan produk kamu dengan produk yang sama dari pesaing kamu. Dan yang membuat konsumen mempertimbangkan produkmu dibandingkan dengan pesaing.

Keunggulan ini bisa di teknologinya. Diperangkat kerasnya. Dilayanan pelanggannya. Dilayanan purna jual atau apapun kelebihan produk dan bisnis kamu dibandingkan dengan pesaing. atau harganya lebih miring dibandingkan dengan pesaing.

Misalnya diindustri otomotif keunggulannya adalah lebih irit bahan bakar. Atau di smartphone keunggulannya misalnya menggunakan prosesor terbaru yang lebih cepat memproses data alias tidak lola. Untuk contoh kita di aplikasi misalnya produknya mampu berjalan diberbagai sistem operasi, produk dan bisnis kamu juga melayani keluhan pelanggan 24 jam dan layanan pelatihan sampai konsumen bisa menggunakan aplikasi kamu.

Oke contohnya sudah cukup. Sekarang coba catat apa saja keunggulan produk kamu dibandingkan dengan pesaingnya.

Ketiga adalah manfaat produk. Serius, setelah fitur bagus dan keunggulan produk yang kompetitif dari pesaing pastikan juga produk yang kamu jual bermanfaat. Bagaimana mau laku laku produk yang kamu jual tidak ada manfaatnya sama sekali? Lah konsumen mau beli apa? Kucing dalam karung? Kan tidak!

Seseorang membeli suatu produk karena tahu akan manfaat produk tersebut. Misalkan saya beli buah dan sayuran. Karena saya tahu buah dan sayuran bermanfaat untuk melancarkan pencernaan, dan pastinya bagus bagi kesehatan. Inilah yang disebut dengan pengetahuan manfaat produk. Konsumen mengkonsumsi atau memakai suatu produk karena manfaat dari produk tersebut bukan hanya dari fitur atau sekedar keunggulan produk.

Ngomong-ngomong mengenai manfaat produk itu ada dua, yaitu manfaat fisiologis dan manfaat prsikologis. Manfaat fisiologis adalah manfaat yang berhubungan dengan manfaat fisik. Misalnya saya menggunakan motor agar mobilitas saya lebih cepat ketimbang jalan atau naik angkot. Menggunakan smartphone agar mudah komunikasi yang mobil dibandingkan telpon kabel. Mengkonsumsi teh dingin untuk meredakan tenggorokan yang haus. Menggunakan aplikasi administrasi agar lebih mempercepat pekerjaan dibandingkan dengan sistem manual.

Kedua adalah manfaat psikis. Aspek psikologis terkait perasaan, emosi, dan mood serta aspek sosial berkaitan dengan persepsi konsumen terhadap bagaimana pandangan orang lain terhadap dirinya yang dirasakan konsumen setelah mengkonsumsi suatu produk. Misalnya saya memakai parfum agar lebih percaya diri. Atau kamu memilih menggunakan alphard untuk kendaraan sehari-hari sebagai simbol kesuksesan. Atau menggunakan gadget bermerek Apple agar lebih trendy. Semua itu adalah manfaat psikologis dari suatu produk. Atau menggunakan aplikasi akuntasi agar dibilang usahanya sudah naik kelas tidak lagi kelas kecil misalnya.

Nah sekarang renungkan apa manfaat dari produk yang kamu jual.


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda