Uang bisnisku digondol Tuyul? - Juragan Post

Senin, 13 November 2017

Uang bisnisku digondol Tuyul?



Seorang pengusaha mengeluhkan kondisi bisnisnya bukan tidak ada order atau sepi pembeli, melainkan masalahnya adalah uangnya selalu habis sebelum ia tabung. Jika bisa ditabung pun, jumlahnya sedikit dan tidak sebanding dengan omset yang didapat.

Tapi apakah itu karena uangnya di gondol tuyul? Bisa jadi, tapi bukan tuyul makhluk halus melainkan tuyul makhluk kasar kaya kita. Saptuari Sugiharto dalam bukunya kembali ke titik nol, mengatakan bahwa ia juga pernah mengalami barang jualan habis tapi juga tidak bersisa buat belanja modal lagi. Ia pun menambahkan sampai sekarang pun masih terjadi jika kontrol keuanganya berkurang, tiba-tiba banyak pengeluaran yang tidak terduga, ujung-ujungnya profit tergerus, malah ada yang nombok.

Lantas siapa tuyulnya? Bisa jadi tuyulnya ada sendiri! Loh kok bisa? Bisa saja jika keuangan pribadi bercampur dengan keuangan bisnis. Pemuasan keperluan pribadi tidak terkendali. Misalkan anda hari ini dapat omset dua juta, lalu anda pakai buat keperluan pribadi beli hp baru misalnya dengan uang itu. Padahal uang itu ada uang modal, dan besok ketika anda mau beli buat modal usaha uanya sudah habis dan anda meringis.

Bercampurnya keungan bisnis dengan keuangan pribadi merupakan kesalahan yang sangat fatal dan sering terjadi pada pebisnis pemula atau UKM. Asumsi mereka usaha yang dijalankan masih kecil. Terkadang kebutuhan hidup lebih besar dari keuntungan. Dengan begitu, uang modal terpakai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Solusinya pisahkan keuangan pribadi denagn keuangan bisnis. Buat dua rekening yang berbeda, satu untuk pribadi dan satu untuk bisnis. Banyak produk perbankan yang mendukung layanan ini.

Langkah kedua adalah catat setiap transaksi keuangan bisnis yang terjadi. Karena wajib bagi kamu yang punya usaha membuat pembukuan keuangan. Pembukuan keuangan keuangan sangat penting bagi seorang pengusaha, tidak percaya cek nih manfaatnya:

Berikut adalah manfaat pembukuan seperti yang tertulis dalam buku Pembukuan Wajib untuk bisnis karya Yati Nurhayati:

1. melindungi uang bisnis yang anda kelola, karena ada catatan terperinci mengenai saldo uang bisnis dan segala transaksinya.
2. Mengontrol kemana uang dibelanjakan. Dengan begitu, anda dapat mengendalikan biaya dan pengeluaran kas sesuai dengan tujuan usaha.
3. Menganalisis sumber penghasilan
4. Mengetahui perkembangan usaha yang anda kelola
5. Mengambil keputusan yang lebih baik
6. Meningkatkan kepercayaan investor, dengan data yang akurat investor ataupun perbankan akan lebih mudah percaya dengan usaha yang anda kelola
7. Merencanakan cashflow, apakah perlu mengajukan tambahan modal atau tidak
8. Mengetahui perrubahan aset perusahaan, serta mengetahui pertambahan atau pengurangan modal perusahaan
9. Mengetahui jenis aset yang dimiliki mulai dari gedung, kendaraan, dan lain-lain.
10. Mengetahui pertumbuhan ekonomi perusahaan dari bulan ke bulan
11. Mengetahui jenis modal yang dimiliki mulai dari modal saham, modal tetap, modal lancar dan sebagainya
12. Mengetahui jenis utang yang dimiliki.

Sebenarnya pembukuan sederhana tidak sesulit yang dibayangkan. Kamu cukup meluangkan waktu 10 sampai 15 menit perhari untuk melakukan pencatatan. Pencatatan bisa secara manual atau komputerisasi. Dengan pembukuan yang rapi akan mendatangkan banyak manfaat bagi usaha yang anda kelola. Dan pastinya tidak lagi menuduh tuyul menggondol uang anda, karena setiap pengeluaran usaha tercatat rapi.

Jika anda belum memiliki software akuntansi, anda bisa menggunakan software akuntansi gratisyang tersedia. Coba baca artikel berikut untuk mendapatkan software akuntansi gratis, Software akuntansi gratis untuk memudahkan pembukuan bisnis anda.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda