Estee Lauder dan kisahnya membanting botol parfum; sebuah tindakan yang mengubah penolakan menjadi penjualan - Juragan Post

Selasa, 30 Januari 2018

Estee Lauder dan kisahnya membanting botol parfum; sebuah tindakan yang mengubah penolakan menjadi penjualan




Sepertiga penjual berhenti menjual setiap tahun karena mereka tidak dapat menghadapi penolakan yang merupakan bagian dari bisnis. (Bryan Tracy)

Seorang ibu berjalan dari toko Ke toko membawa sebuah tas yang berisi banyak botol yang berisi ramuan parfum. Dengan beban yang cukup berat si Ibu, nyonya lauder, bebannya semakin berat dengan penolakan penolakan yang dia terima dari toko-toko yang didatangi ketika yang mencoba menawarkan parfumnya.

Nyonya lauder telah berhasil mengembangkan parfum baru bagi kaum wanita. Aroma yang diciptakannya berbeda dari parfum-parfum yang saat itu sudah tertata rapi di rak-rak toko-toko utama di Amerika. Dengan keyakinan yang dimilikinya, ia yakin bahwa parfum racikannya akan disukai wanita di seluruh dunia. Oleh sebab itu, mulailah dia menawarkan sensasi wangi dalam botol itu keberbagai toko, tetapi yang ditemuinya adalah penolakan demk penolakan dari manajer toko yang kebanyakan laki-laki yang bekerja tanpa visi atau malah tanpa selera yang bagus terhadap wewangian.

Hampir semua manajer toko menganggap kalau Nyonya lauder hanyalah orang yang menjadi pengganggu bagi aktivitas mereka. Apa jadinya dunia ini kalau setiap orang dengan mudah menawarkan produknya untuk dipajang di rak-rak toko-toko terkemuka, sementara toko punya kapasitas pajang karenanya hanya produk-produk tertentu saja yang bisa mejeng di sana. Jadi jawaban untuk penawaran Nyonya lauder adalah tidak. Nyonya Lauder tertentu saja bukan penjual biasa yang akan terintimidasi oleh penolakan. Ke toko-toko dan bertemu dengan manajer yang sama, jawaban yang dia terima masih saja penolakan, penolakan, dan penolakan. anajer toko menolak untuk menaruh parfum Nyonya Lauder di rak tokonya, sudah banyak parfum yang tersusun rapi di sana.

Penolakan yang diterima secara terus-menerus membuat yang galau dan memutuskan untuk mendobrak penolakan ini, saya harus bertindak, begitu kira-kira pikiran Nyonya louder. Dengan langkah pasti dia kembali mendatangi manajer toko dan menariknya ke rak parfum yang ada di toko itu, nyonya Lauder kembali menegaskan keistimewaan parfum perbuatannya dan memastikan kalau para wanita akan menyukainya. Namun sang manajer tetap pada pendiriannya yaitu menolak. Dengan tekad yang sangat kuat, nyonya Lauder bertindak, dengan satu gerakan yang pasti, dia mengambil satu botol parfum buatannya dan membantingnya ke lantai, botol pecah.

Tindakan berani yang membuat Manager toko pucat Pasi. Ajaib, suara keras pecahan botol dan wajah pucat pasi sang manajer menarik perhatian orang-orang yang sedang berbelanja, lalu Semerbak wangi parfum menyebar ke udara dan terhirup hidung orang-orang yang hadir dan mereka mencium aroma parfum itu berseru, ah wanginya luar biasa. Setelah kejadian itu, parfum Nyaonya Lauder pun tersusun rapi di rak toko itu dan toko-toko terkemuka di seluruh dunia.

Ini adalah kisah luar biasa yang belum belum tentu benar mengenai Estee Lauder, pendiri Sebuah kerajaan cosmetica terkemuka di dunia. Coba kita bayangkan kalau saja Nyonya Lauder berhenti ketika menerima penolakan dem penolakan yang didapatnya, mungkin kita tidak akan pernah mendengar nama Lauder jadi merek kosmetika  terkenal di dunia.

Jadi kalau kemarin, saat ini atau besok anda mendapatkan penolakan. Jangan Pernah Berhenti.  Hal yang dibutuhkan adalah sebuah tindakan untuk mampu mengubah keputusan prospek anda. Karena ketika anda memutuskan berhenti, pada saat itu anda menutup peluang untuk berhasil.

Are you ready to be strong❓

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda