Memancing kreativitas entrepreneur - Juragan Post

Rabu, 07 Februari 2018

Memancing kreativitas entrepreneur

Memancing kreativitas entrepreneur
Oleh Djati Sutomo

Barangkali banyak orang yang tertawa ketika mendengar ada kopiah ber-AC atau kopiah waterproof ala Awing. Demikian pula tatkala kita masuk ke gerai Jogger saat akan membeli sandal kemudian membaca beli 1 dapat 1 gratis beli sendal kanan dapat kiri gratis. Di tangan pak Awing, si raja kopiah dari Gresik atau Pak Joger si pabrik kata-kata dari pantai Kuta, hal-hal yang biasa jadi tampak berbeda. kreativitas bagi para entrepreneur seperti Mereka tampak nyata menjadi kunci sukses pengembangan bisnis. Namun Bukankah kreativitas itu umumnya kepunyaan para seniman?
Sebagai pebisnis tentu saja kita dituntut lebih banyak berpikir kreatif dibanding sejawat kita para karyawan. Dunia teratur karena adanya jam kerja juklak juknis sistem dan prosedur dan subjek yang diciptakan untuk Anda oleh perusahaan ini harus anda ciptakan sendiri. Yang paling sederhana ialah cara anda mengisi jam produktif mulai pukul 08.00 pagi sampai pukul jam 05.00 sore anda pun harus kreatif mengisinya agar waktu kerja itu dapat berbuah manis.

Belum lagi bila bicara tentang kreativitas yang harus anda kembangkan agar usaha dapat terus mengikuti dinamika selera pelanggan dan tingkah laku para pesaing. Tak heran bila Banyak pakar yang meletakkan kreativitas sebagai Kunci keberhasilan kewirausahaan. Selanjutnya Bagaimana caranya agar kita bisa berpikir kreatif?
Konsep Kotak
Sekitar tahun 1970-an, Roger  Sperry dan kawan-kawan menemukan konsep otak kiri dan otak kanan yang berbeda fungsinya. otak kiri berurusan dengan logika, analisa, dan detil, sedangkan otak kanan berurusan dengan angan-angan, intuisi, dan emosi. manusia yang berkecimpung di dalam organisasi bisnis umumnya berorientasi otak kiri, sebaliknya banyak di antara para seniman yang mempunyai fungsi otak kanan radikal.
Dari penelitian yang dilakukan oleh Dough Hall  ternyata dengan memberdayakan dua sisi otak, produktivitas akan meningkat, diantaranya diukur dengan jumlah ide bermutu yang dihasilkan oleh orang-orang dengan otak seimbang. jadi sebagai orang bisnis jangan sepelekan otak kanan Anda. hargai peran imajinasi, intuisi, dan emosi anda karena sama pentingnya dengan fungsi-fungsi akal dan logika.
Setelah itu juga berkembang konsep memori bawah sadar yang mencakup 88% kesadaran manusia. karena kapasitasnya yang besar, kalau kita bisa mengaksesnya dapat dihasilkan kemampuan yang luar biasa. ajaibnya ditemukan pula cara mengakses yang mungkin dilakukan perkiraan kita. keadaan setengah sadar ada rileks, misalnya saat memancing, bangun tidur, tidur-tidur ayam, meditasi atau menyetir mobil disebut dalam kondisi gelombang otak Alpha. dalam kondisi gelombang alpha ini gembok gembok alam bawah sadar terbuka, sehingga kita punya kemampuan untuk menyelami dengan leluasa gudang informasi dan pengertian yang tiada taranya.
Agar mengaksesnya benar, Sandy Mc. Gregor dalam bukunya best sellernya piece of mind menyarankan agar kita memberi pesan (bagi diri kita atau orang lain) yang bersifat personal, sekarang (present), berulang-ulang (persisten), positif (menggunakan kalimat positif) dan penuh perasaan (passionate). dengan arah yang benar oleh tujuan yang fokus (single minded), maka kemampuan kita mengeksplorasi alam bawah sadar itu dapat melahirkan banyak dan beragam ide-ide kreatif.
Tips kreativitas
Sebagian seoorang wirausaha, entah berniat mencari ide produk baru, Pasar Baru atau sumber pendanaan alternatif, tak pelak lagi otak ditantang terus-menerus mencari terobosan-terobosan kreatif. di bawah ini beberapa tips langkah agar kita berlatih mengembangkan solusi-solusi atas berbagai masalah kewirausahaan
1. mulailah hari-hari atau setiap kegiatan anda dengan tujuan atau perumusan masalah yang jelas, fokus dan sebisa mungkin bermakna tunggal. semakin Sederhana semakin mudah kita menemukan solusi yang tepat.
2 gunakan kalimat-kalimat yang positif, bersifat sekarang juga, pribadi, dan persistenm (sama dan berulang-ulang). contoh, Hari ini aku akan membuat produk baru yang dapat diterima pelanggan Jakarta sehingga dapat menambah penjualan sebanyak 40% dalam waktu 6 bulan”. jangan gunakan saya akan mengembangkan produk baru yang tidak memenuhi banyak kritik dari pelanggan Jakarta sehingga punya dapat meningkat pesat
3. beri otak anda sebanyak mungkin rangsangan yang beragam, yang berkaitan langsung atau tidak dengan tujuan Anda. rangsangan itu bisa berupa informasi dan pengetahuan dalam buku, majalah, TV atau media lain. lakukan juga pengamatan dan pembicaraan dengan berbagai kontak yang sesuai. usahakan agar semua indra Anda menerima rangsangan (multi-sensorik).
4.  tenggelamkan diri Anda secara insentif dengan penuh perasaan ke dalam masalah yang dihadapi. gunakan semua kemampuan sadar anda (pikiran, gerakan dan panca indra) secara total.
5. Ciptakan tempat nyaman yang paling pas buat anda untuk pelarian pada saat anda merasa mentok dengan kemampuan sadar anda. tempat nyaman anda itu dapat berupa ruang pribadi dengan musik yang mengalun, atau kegiatan menyalurkan lebih seperti memancing. dapat pula berupa break misalnya istirahat, tidur, atau jalan-jalan. dengan latihan yang teratur, anda pun dapat menciptakan tempat nyaman imajiner, yakni bayangan tentang tempat favorit yang membuat Anda merasa sangat rileks, misalnya di Pantai, gunung, atau Danau.
6. Siapkan selalu buku atau kertas kecil untuk segera mencatat segala ide yang muncul secara tiba-tiba. Banyak ide yang muncul tak terduga-duga saat kita dalam kondisi rileks (Alpha), karena otak kanan kita lebih aktif dan gembok alam bawah sadar pun terbuka. Kucuran atau pancaran ide itu jangan dibatasi, semakin banyak dan beragam maka semakin baik.
7. Gunakan otak kiri (rasio) anda untuk memilah ide-ide yang tepat dengan menetapkan kriteria yang cocok.
8. Dengan logika anda, lakukan uji coba dan pembuktian ide-ide tersebut di lapangan bisnis riil. kalau tak terbukti, Carilah lagi ide-ide kreatif yang lain, bukankah Masih banyak ide-ide yang menunggu dalam gudang otak kita yang kapasitasnya tak terbatas?
Kreativitas bukan hanya milik para seniman. wirausaha seperti anda dituntut mempunyai daya kreativitas luar biasa. bukan krativitas radikal yang tidak membumi, melainkan kreativitas produktif yang dapat menghasilkan ide-ide yang pada akhirnya dapat menjadi lokomotif pertumbuhan usaha. Tips-tips diatas diharapkan layak bagi Anda yang ingin menjadi wirausaha kreatif. selamat berkreasi.

Dikutip dari buku Menjadi Entrepreneur Jempolan. Hal 49-53

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda