Zoho, Sridar Vembu, dan Kantor online - Juragan Post

Rabu, 28 Maret 2018

Zoho, Sridar Vembu, dan Kantor online

image source: www.gadgetsnow.com

Keberhasilan Sridar Vembu merintis dan mengembangkan situs zoho.com membawanya masuk dalam daftar pengusaha muda yang patut diperhitungkan dan mendapat apresiasi.
Situs zoho.com dikelola oleh perusahaan Advantnet. Dalam perusahaan tersebut, Sridar Vembu bertindak chief executive officer (CEO). Meskipun yang merupakan perintis dan pengembang situs zoho.com, Sridar Vembu tidak serta-merta langsung menempati posisi sebagai pemimpin pada perusahaan advantnet yang dia bangun bersama kakaknya pada tahun 1996. Sridar Vembu baru menduduki jabatan CEO pada perusahaan tersebut pada tahun 2000.
Bagaimana profil dan perjalanan sejarah Sridar Vembu dalam menapaki karirnya sebagai seorang pengusaha ikuti kisahnya berikut ini.

Berkebangsaan India yang penuh pengalaman
Sridar Vembu adalah seorang pengusaha muda berkebangsaan India. Pria kelahiran India ini menempuh pendidikan tingkat Akademi jurusan electrical engineering di Indian Institute of Technology, Madras India untuk memperdalam ilmunya Sridar Vembu memutuskan untuk melanjutkan sekolah di Princeton University dan mengambil jurusan yang sama, Sridar Vembu berhasil menjalani masa pendidikannya hingga selesai dan memperoleh gelar PhD.
Sebelum merintis zoho.com dan Mendirikan perusahaan Advantnet, Sridar Vembu bekerja sebagai ahli sistem wireless pada Qualcomm, Inc. Yang berada di kota San Diego. Sridar Vembu bertugas untuk mengerjakan kendali kekuatan CDMA dan permasalahan rumit lain yang biasa terjadi pada komunikasi tanpa kabel. Sridar Vembu bekerja di perusahaan komunikasi tersebut selama 2 tahun. Meskipun telah berkarier sebagai ahli sistem wireles, namun Sridar Vembu tetap berkeinginan untuk mendirikan perusahaan yang berbasis industri teknologi.
Sridar Vembu memang tidak memiliki latar belakang pendidikan di bidang komputer terutama software, namun  ia ingin menciptakan suatu website yang dapat bermanfaat bagi orang dan memberikan keuntungan baginya. Keinginan tersebut disampaikan kepada sang kakak yang juga bekerja di Qualcomm, inc. Sebagai ahli software. Sang kakak ternyata memiliki keinginan yang sama, hanya saja sang kakak ingin mengembangkan bisnis software di India, Sridar Vembu tetap di Amerika. Menurut sang kakak, bidang software merupakan bisnis yang sangat baik untuk dimulai dan dikembangkan di India oleh sebab itu sang kakak pulang ke India, sedangkan Sridar Vembu tetap di Amerika tetapi pindah ke silicon Valley untuk memulai mewujudkan impiannya mendirikan usaha di bidang software.

Untuk mewujudkan impiannya, Sridar Vembu menjalin kerjasama dengan Tony Thomas yang memiliki jaringan kerja software manajemen dan telah berpengalaman. Sridar Vembu dan rekan kerjanya menciptakan pusat pengembangan nya di India. Untuk mempromosikan usaha yang dirintisnya, Sridar Vembu mulai memperkenalkan dan menjualnya kepada konsumen di wilayah Bay, Cisco dan juga kepada sanak saudaranya. Dari sinilah perusahaan yang bernama advantnet mulai dioperasionalkan.
Advantnet mulai mengalami perkembangan yang cukup besar. Hal ini disebabkan adanya upaya untuk terus mengembangkan inovasi di pusat pengembangan. Dalam hal ini,  Tony Thomas selaku mitra kerja dari bambu mengembangkan beberapa software, tetapi untuk pengembangannya secara lebih lanjut dilakukan secara bersama-sama.
Hasil kerja keras Sridar Vembu, Kakak, dan mitra kerjanya membuat Advantnet semakin melesat. Perusahaan software yang melayani penjualan peralatan jaringan kerja yang awalnya kecil dan sederhana mampu berubah menjadi perusahaan penyedia aplikasi online yang inovatif. Sridar Vembu memelihara perusahaan ini untuk terus tumbuh berkembang dan menghasilkan keuntungan tanpa membutuhkan modal dari luar atau investor. Sridar Vembu memang tidak memiliki jaringan modal dari investor. Modal yang digunakan untuk membiayai operasional perusahaan diperolehnya dari keluarga dan teman.
Tingkat penjualan yang diperoleh perusahaan semakin tinggi. Namun, perusahaan mengalami sedikit hambatan ketika banyak perusahaan di silicon Valley ingin membeli software dari Advantnet. Selain di  india dan Amerika, Advantnet juga memiliki pasar yang bagus di Jepang. Sridar Vembu dan Advantnet nya mengalami perkembangan yang sangat cepat pada tahun 2000 dan mampu memperoleh pendapatan mencapai 10 juta  US Dollar pada tahun tersebut.
Namun pada tahun 2001 dan 2002 perusahaan yang dibangun Sridar Vembu mengalami penurunan. Untuk mengatasi krisis yang terjadi, Sridar Vembu mengalihkan bisnisnya pada komunikasi optik. Sridar Vembu menata kembali perysahaannya. Dengan sumber daya yang ada, dia memutuskan untuk berjualan pada dua arah. Pertama menggunakan software manajemen jaringan yang sama kemudian mengubahnya ke dalam beberapa model perusahaan. Kedua menggunakan model OEM. Dari sinilah zoho.com mulai dirintis dan dikembangkan. Zoho.com merupakan website OfficeSuite yang menawarkan segala sesuatu yang berhubungan dengan aktivitas perkantoran termasuk writer, Project, sheet, CRM, show, creator, wiki, planner, suite, notebook, chat, meeting dan Mail. Seluruh produk tersebut ditawarkan oleh halaman web yang dinamis yang memungkinkan pengguna untuk memperkaya aplikasi perkantoran secara online.
Pada awalnya Website zoho.com belum mampu memberikan pendapatan yang tinggi bagi Sridar Vembu. Meski demikian, Sridar Vembu tidak putus asa. Ia tetap berusaha untuk mengembangkan Zoho sebagai website yang menawarkan aplikasi berdasarkan permintaan secara online. Kerja keras Sridar Vembu dalam membangun dan mengembangkan Zoho mampu memberikan hasil nyata. Hal itu dibuktikan dengan semakin banyaknya pengguna yang mendaftar untuk menggunakan aplikasi yang ditawarkan dalam website tersebut.

Source:
Jubilee Entrepreneur. 2009. Revolusi Entrepreneur muda .Com. Jakarta: Elex Media Komputindo. halaman 113-116.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda