Plus minus bisnis keluarga - Juragan Post

Selasa, 19 Juni 2018

Plus minus bisnis keluarga


Anda memiliki Bisnis keluarga? atau berkecimpung dalam bisnis keluarga? atau malah hendak membangun bisnis keluarga? Tulisan kali ini cocok untuk anda baca. Karena tulisan kali ini adalah tentang plus minusnya bisnis keluarga. Artikel ini sendiri dikutip dari buku Famillionaire! karya Nurlela Zubir, Seorang pengusaha wanita asal Malaysia.

Bisnis keluarga adalah bisnis yang dimiliki dan dikelola orang-orang yang memiliki hubungan keluarga. Biasanya, hubungan keluarga tersebut melingkupi pasangan hidup, anak dan orang tua, saudara sekandung, dan saudara jauh. Bisnis keluarga banyak bergerak dalam industri manufaktur, konstruksi, dan usaha grosir. Ada tiga jenis bentuk perusahaan yang merupakan bisnis keluarga, yaitu perusahaan kepemilikan pribadi,  perusahaan Firma, dan perusahaan perseroan terbatas.

Mengelola bisnis keluarga pada dasarnya sama seperti mengelola bisnis yang lain. Ia memerlukan struktur yang teratur dan sistem pengelolaan yang efektif. Hal yang istimewa dalam bisnis keluarga adalah gaya pengelolaan yang tidak begitu formal dan penuh suasana kekeluargaan.

Bisnis Keluarga juga kan kan pada kasih, cinta pada keluarga, dan menghormati anggota keluarga yang lebih tua. Peranan anggota keluarga dalam perusahaan beraneka ragam, bukti sebagai penanam modal dan mitra usaha, sebagai pekerja, menanam modal dan pemimpin perusahaan, penanam modal, pemimpin perusahaan, dan juga pekerja.

Anggota keluarga yang memiliki bagian modal dalam perusahaan biasanya Masuk dalam kelompok pengelola tertinggi di perusahaan. Mereka yang tidak Memiliki bagian saham, menjabat posisi lain yang sesuai dengan kemampuannya. Selain dari kerabat, pihak dari luar keluarga juga berperan penting dalam membangun perusahaan. Karena mereka menganggap diri mereka bukan orang lain, anggota keluarga biasanya mudah meninggalkan pekerjaannya kerja lebih sedikit dibandingkan yang lain di tempat kerja. Mereka biasanya kurang perhitungkan soal gaji, bonus, dan waktu bekerja.

Selain itu, anggota keluarga juga mengharapkan beberapa keistimewaan yang mereka dapatkan. Diantaranya, kelonggaran dalam peraturan kerja serta pengecualian tertentu dalam beberapa hal. Contohnya, seorang anggota keluarga merasa tidak perlu dikenakan hukuman walaupun sering terlambat masuk kerja. Ia juga merasa layak diberi bonus dan kenaikan gaji walaupun prestasi kerjanya biasa saja.

Walaupun umumnya bisnis keluarga berskala kecil, sebagian bisnis keluarga berhasil berkembang maju dan menjadi perusahaan besar yang terkenal di taraf internasional.

Plusnya bisnis keluarga
  1. Dapat membantu keluarga dalam berbagai hal
  2. Dapat selalu bersama anggota keluarga dan orang yang disayangi
  3. Keahlian diri dapat dimanfaatkan untuk kebaikan keluarga
  4. Dapat mengelola Harta kekayaan keluarga
  5. Apabila bisnis berhasil dan diakui, anggota keluarga juga akan mendapat banyak keuntungan darinya
  6. Apabila mendapat banyak keuntungan, anggota keluarga akan mendapat bagian yang lumayan besar
  7. Mendapat kelonggaran di tempat kerja
  8. Mendapat perlakuan yang akrab dan tidak harus terlalu formal saat bekerja
  9. Dapat melibatkan diri dalam pengambilan keputusan bagi perusahaan
  10. Kekayaan keluarga tidak terbuang ke tempat lain


Minusnya bisnis keluarga
  1. Peluang menjejaki bidang lain terbatas
  2. Harus banyak mengalah dan bersabar
  3. Hanya berkutat dalam kelompok Sendiri Saja
  4. Apabila terjadi konflik akan berakibat hubungan keluarga menjadi rusak
  5. Apabila Bisnis jatuh, seluruh keluarga kehilangan pendapatan
  6. Anggota keluarga yang lemah hanya bergantung pada anggota yang lain
  7. Anggota keluarga yang malas berkesempatan melepaskan tanggung jawab
  8. Merasa terkungkung dan tidak bebas karena terikat dengan keluarga
  9. Bosan bergaul dengan orang yang sama di rumah dan tempat kerjakerja
  10. Pilihan terbatas harus mengikuti garis haluan perusahaan.


Itulah Plus minusnya perusahaan keluarga.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda