Mengenal Hama Penganggu Ikan - Juragan Post

Rabu, 20 Februari 2019

Mengenal Hama Penganggu Ikan


Dalam budidaya ikan, kita tidak selamanya mulus berjalan dengan baik. Ada saja factor penganggu yang membuat produksi ikan tidak maksimal. Salah satunya adalah hama pengangggu ikan.


Hama dapat didefinisikan sebagai organism yang salah satu fase atau keseluruhan siklus hidupnya merugikan atau mengakibatkan gangguan pada ikan budidaya, baik secara langsung maupun tidak langsung. Hama umumnya berukuran relative lebih besar dari ikan yang diganggunya. Hama sendiri dapat dibedakan menjadi tiga jenis yaitu predator / pemangsa, kompetitor, penganggu / pencuri.

Predator / pemangsa Ikan
Predator adalah hewan pemangsa yang secara senagja maupun tidak sengaja masuk ke areal budidaya ikan dan memangsa ikan budidaya. Predator umumnya memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dari mangsanya, meskipun ada pula yang berukuran lebih kecil, namun umumnya memiliki senjata yang mematikan seperti bisa, racun dan sejenisnya. Jenisnya dapat berupa ikan yang lebih besar, hewan air jenis lain, hewan darat dan beberapa jenis serangga air.
  • Yuyu dan kepiting

Yuyu dan kepiting merupakan predator di kolam pembenihan dan pendederan ikan, terutama pada budidaya air tawar. Jenis kepiting yang paling merugikan adalah kepiting sawah dan kepiting sungai. Yuyu dan kepiting memangsa benih dengan cara menangkap benih dengan kedua capitnya.
  • Ikan gabus

Ikan gabus merupakan predator yang memangsa benih ikan dan ikan dewasa.
  • Belut dan ular

Belut dan ular memangsa puluhan hingga ratusan ekor benih ikan per hari. Belut hidup sepenuhnya di air bersama ikan yang dipelihara, bersembunyi di dasar kolam yang berlumpur atau membuat lubang di pematang kolam. Sebagai hewan nocturnal, belut aktif mencari makan di malam hari.
  • Burung

Burung pemangsa ikan biasanya berburu secara berkelompok. Adapun jenis burung yang menjaid hama ikan adalah burung kuntul dan burung blekok.
  • Serangga air

Beberapa serangga air, salah satunya fase atau seluruh siklus hidupnya meruapkan pemangsa atau bahkan predator bagi larva dan benih ikan. Golongan pemangsa ini ada yang hidupnya di air bersama ikan yang dipelihara, ada juga yang hidup di darat (di luar kolam). Mereka memakan langsung benih ikan hidup dan ada pula pemangsa yang hanya menghisap darah atau cairan tubuh ikan.
Beberapa contoh serangga air tersebut antara lain adalah: kini-kini (larva capung), ucrit dari larva kumbang air, kelompok ordo Hemiptera yaitu Notonecta spp, Corixa spp, Nepa spp, Belestoma indicum dan lintah.

Kompetitor
Masuknya jenis organism lain ke kolam pemeliharaan. Selain menjadi pesaing untuk mendapatkan pakan, juga akan menyebabkan terjadinya kompetisis untuk memperoleh oksigen dan ruang gerak. Contoh hama competitor antara lain; yuyu, kepiting, katak (fase berudu), belut, keong, dsb.

Penganggu / pencuri
Penganggu dapat berupa organisme atau aktivitas lain di luar budidaya yang keberadaannya dapat mengganggu ikan. Termasuk tipe ini adalah pencurian ikan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sumber:
Tim Penyusu. 2014. Buku Saku Pengendalian Hama dan Penyakit Ikan. Jakarta: Direktorat Kesehatan Ikan dan Lingkungan Dirjen Perikanan Budidaya KKP

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda