Hidup adalah proses - Juragan Post

Sabtu, 31 Oktober 2020

Hidup adalah proses

Hidup adalah proses

Louis Frederick



Saya sering membaca iklan ajakan untuk mengikuti seminar cara cepat menjadi pengusaha, membangun bisnis, menjadi kaya dan masih banyak lagi cara cepat yang lain. Pertanyaannya, Betulkah setelah mengikuti acara tersebut,  kita dapat menjadi pengusaha sukses atau Kaya Mendadak?

Bagi saya,  acara-acara atau iklan seperti itu sangat tidak sesuai dengan kenyataan. Soalnya, berdasarkan pengalaman saya, perlu 14 tahun untuk membangun bisnis dan merasakan terjungkal berkali-kali. Bahkan saya sudah membaca pula buku biografi orang sukses. Semua perlu waktu panjang untuk menggapai kesuksesan. Hampir tidak ada satupun orang sukses yang hanya memerlukan hitungan bulan untuk meraih kesuksesan. Ini menandakan bahwa semua orang harus ridho dan ikhlas menjalani proses, sebab Hidup adalah sebuah proses! Juga dalam proses menjadi pengusaha. Mencapai tahap menjadi pengusaha tidak semudah membalikan telapak tangan. Bahkan tidak semudah pesulap yang mengubah tisu menjadi burung merpati hanya dengan mengucapkan mantra simsalabim abrakadabra. Kita harus jungkir balik dalam membangun usaha, mengerahkan tenaga, pikiran, bahkan tetes air mata.

Untuk mencapai kesuksesan, terus berdarah-darah, berkorban untuk mewujudkan nya. Sebab, kesuksesan terjalin melalui proses yang sangat panjang. Jadi sangat mustahil dan mustahal kalau kesuksesan dapat dicapai secara instan.

Kisah Nabi Nuh Alaihissalam, dapat dijadikan contoh, yaitu ketika ia membangun kapal untuk menghadapi bencana banjir sebagai hukuman bagi umat yang membangkang. Kenapa Allah Subhanahu Wa Ta'ala harus menyuruh Nabi Nuh menanam pohon terlebih dahulu? Karena Allah hendak menyediakan bahan-bahan Sehingga nantinya bisa dijadikan Perahu. Padahal, mudah Saja bagi Allah untuk membuat kayu sebesar perahu yang dibuat Nabi Nuh. Katakan bahwa Allah mengajarkan kepada kita bahwa hidup adalah proses panjang yang harus dilalui, dan membutuhkan mental kuat untuk menjalaninya.

Sayangnya banyak orang yang bersabar, grasak-grusuk, kurang percaya diri menunggu proses sehingga mereka tidak pernah mengecap kesuksesan. Oleh karena itu, janganlah Anda takut gagal dan jangan takut menghadapi hambatan. Semua memang harus dilalui. Dan Ingatlah bahwa kegagalan di dunia bisnis adalah proses pembelajaran! Semakin sering kita gagal, maka akan semakin banyak ilmu yang diperoleh untuk menggapai kesuksesan yang besar. Dengan kegagalan yang pernah kita dapatkan ketika membangun jalan menuju kesuksesan, sebetulnya kita belajar untuk tidak gagal lagi.

Saya aja tidak setuju dengan seminar dan acara pelatihan yang berisi materi bahwa membuka usaha semudah membalikkan telapak tangan. Mereka memasang spanduk "Sukses membuka usaha dalam waktu 60 menit", misalnya. Bahkan dengan berapi-api,  mereka membakar semangat para peserta yang pada saat itu semangatnya naik berlipat-lipat. Namun sayangnya, setelah mereka berada di luar ruangan pelatihan, lagi-lagi mental mencoba mereka tidak pernah dibuktikan. Pada akhirnya, sungguh sangat disayangkan, semangat yang menggebu untuk menjadi pengusaha hanya ada dalam ruang pelatihan saja.

Bagi saya, sukses ialah Dengan memahami bahwa hidup adalah proses, bukan hanya dengan mengikuti seminar-seminar kesuksesan Semata. Dengan memahami hidup sebagai proses, kita akan memiliki mental mencoba yang kuat terpatri dalam diri, sehingga ketika kita gagal membuka usaha, kita tidak akan pernah patah semangat.


Dikutip dari buku To Be the Boss: berani gagal, berani sukses dengan sedikit editing.

Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda