Konsep Amati, Tiru, Modifikasi dalam mencari Ide Usaha - Juragan Post

Jumat, 09 Oktober 2020

Konsep Amati, Tiru, Modifikasi dalam mencari Ide Usaha

Tahukah kamu bahwa banyak sekali merek dan bisnis di dunia ini yang berkembang dengan cara ATM alias amati, tiru, modifikasi. Istilah lain dari konsep amati, tiru, modifikasi ini adalah copycat. copycat merupakan salah satu cara untuk mempercepat menemukan ide usaha, bahkan untuk mengembangkan usaha yang telah ada.



Penting dicatat bahwa copycat berbeda dengan copy paste atau plagiat. copycat itu meniru kemudian memodifikasi sehingga produk hasil tiruan berbeda dengan produk yang ditiru.

Dulu saya Jepang mengalami kekalahan dalam perang dunia ke-2, kemudian ingin membangun kembali negaranya yang sudah luluh lantak karena perang bahkan di bom atom, jepang bangkit lagi karena banyak meniru apa yang dilakukan oleh negara-negara Eropa dan Amerika, lalu mereka memperbaiki effisiensi kerja dan mutu lewat memodifikasi dengan konsep Kaizen. Industri Tiongkok pun bangkit dengan copycat produk negara lain kemudian memodifikasinya menjadi produk yang berbeda. Terkadang 1, 2 kasus yang meniru lebih berhasil dari yang ditiru, karena peniru menggunakan jalan yang telah terbuka oleh inovator. Walaupun kebanyakan peniru tetap saja berada di belakang inovator, khususnya di bidang teknologi.

Cerita Louis Frederick dalam bukunya To Be the Boss, pertama kali ia membuka lembaga bimbingan belajar, banyak sekali copycat dari lembaga-lembaga sejenis yang tersebar di kota Bandung tempatnya membuka usaha. Dari mulai desain brosur cara promosi cara pembelajaran sampai tagline.

Kemudian Frederick memodifikasi nama bimbingan belajarnya terinspirasi dari tagline Joger. Ceritanya saat ia berada di Bali untuk mengerjakan pekerjaan STMIK Bandung Bali, ia mampir di toko kaos Joger. Di kaos itu tertulis "pabrik kata-kata Joger". Frederick langsung teringat lembaga bimbingan belajar yang dimilikinya. Dalam benaknya lembaga bimbingan belajar sudah sangat umum dipakai orang, kenapa tidak diganti saja dengan nama pabrik prestasi. Sesampainya di hotel ia segera membuat coretan-coretan untuk mengganti lembaga bimbingan belajar Salman Bandung menjadi Pabrik Prestasi Salman Bandung.

Sampai sekarang sama brosur dan alat-alat promosi sudah menggunakan nama Pabrik prestasi. Untuk menjadi suatu pembeda dengan lembaga-lembaga sejenis. Persepsi yang tertanam dalam kata pabrik prestasi adalah menciptakan banyak siswa berprestasi dan dibuktikan dengan prestasi nilai tinggi dalam ujian nasional.

Pengakuan Frederick, berkat copycat yang dilakukannya karena terinspirasi kaos Joger, akhirnya lembaga bimbingan belajar yang dimilikinya itu terasa berbeda dengan lembaga bimbingan belajar yang lain.

Rumus copycat untuk menyusun ide bisnis bisa dari manapun. Seperti Federick yang terinspirasi dari kaos Joger, tetapi Ingat jangan menjiplak brand atau merek perusahaan lain. Cobalah modifikasi sedikit, Kemudian ditambahkan dengan konsep yang kita punya untuk usaha kita.


Disunting oleh Ahmad Yunus Sukardi 


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda