Menuju ekonomi berdikari: pemberdayaan UMKM dengan konsep OPOP-OVOP-OVOC - Juragan Post

Senin, 19 Oktober 2020

Menuju ekonomi berdikari: pemberdayaan UMKM dengan konsep OPOP-OVOP-OVOC

Menuju ekonomi berdikari: pemberdayaan UMKM dengan konsep OPOP-OVOP-OVOC : One Person One Product, One Village One Product, One Village One Corporation.



"Kesejahteraan rakyat" semestinya tidak hanya dijadikan slogan atau pembicaraan dalam ranah teori, tetapi harus diwujudkan untuk mencapai kemakmuran bangsa secara luas. Salah satu caranya dengan memajukan perekonomiannya. Perekonomian rakyat dapat dikuatkan dengan pemberdayaan UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) disertai dengan inovasi dan pengembangan secara trus menerus, sehingga dapat meningkatkan daya saing di tingkat global.

Asas dasarnya yaitu perekonomian yang berdikari. Konsepnya adalah OPOP-One Person One Product, OVOP-One Village One Product, dan OVOC-One Village One Corporation. Berawal dari perorangan yang menghasilkan satu produk, setelah itu orang per orang yang memiliki kesamaan produk bisa bergabung dalam unit terkecil pemerintahan, yaitu desa.

Buku Menuju ekonomi berdikari: pemberdayaan UMKM dengan konsep OPOP-OVOP-OVOC  ini berisikan prinsip-prinsip memajukan ekonomi rakyat melalui konsep UMKM MASA DEPAN. Sangat layak dijadikan referensi untuk mencetak individu-individu yang kuat, sehingga tercipta OVOC-One Village One Corporation, satu desa satu perusahaan. Jika rakyat kuat, maka negara hebat!

Data Koleksi Pustakaloka Nus

Gunawan Sumodiningrat dan Ari Wulandari. 2015. Menuju ekonomi berdikari: pemberdayaan UMKM dengan konsep OPOP-OVOP-OVOC. Yogyakarta: Media Pressindo.

---

Konten ini merupakan kerjasama dengan Pustakaloka Nus


Bagikan artikel ini

Silakan tulis komentar Anda